Kemerdekaan Di atas Kaum






kaum dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. - Begitu kata KBBI soal kaum.

Hallo, kenalin namaku Teja! Selamat yang baru bergabung, kali ini aku mau sharing soal bacaan yang kudapet dari tulisan yang terinsipirasi dari hamka dan ibn khaldun. Kurang lebih soal hak dan kewajiban.

Eits, tenang ini bukan sesi pelajaran kewarganegaraan. Makanya kayaknya enak dimulai dengan mengutip kalimat Ibn Khaldun dah,

"Manusia akan menemukan individualitasnya melalui pergaulan sosial."

Agaknya kalimat itu bagus untuk mengingatkan hak akan kebebasan yang menyatakan bahwa kita bebas melakukan apapun di dunia ini, tapi jangan sampai mengganggu hak pribadi lain.

Berarti telanjang di depan umum boleh dong? Ya gimana ya wkwkwk. Kebebasan tentunya terikat aturan atau norma agar keadilan dalam bermasyarakat itu terjadi. Jadi silakan dipikir aja, apakah telanjang di depan umum itu sesuai adab atau tidak melanggar nilai kesopanan.

Oh ya, bagi temen- temen yang masih bingung ya bagaimana manusia bisa menemukan individualitasnya dengan bergaul? Jawabannya cukup simple, dari proses interaksi sosial, seseorang bisa belajar bersikap menghadapai orang lain dan menggali sebenarnya bakat minat atau sesuatu yang membahagiakan baginya itu di sektor mana. FYI aja guys (hehe), hal yang paling membahagiakan di dunia ini adalah bermanfaat bagi orang lain, makanya prinsip hidup seorang manusia sebagai makhluk hidup yang saling membutuhkan satu sama lain adalah B.E.R.B.A.G.I

Sering denger dialog di drama ngga ketika ada adegan bunuh diri, "Sudah ah, aku pengen bunuh diri, toh aku udah ngga berguna bagi orang lain, sering salah, hidup ini ngga ada maknanya, ngga tau tujuan hidup jadi buat apa hidup, dsb blalbalabalabla."

Okey, masuk pembahasan inti soal hak dan kewajiban. Aku mau tanya deh guys, apa sih yang kalian pahami tentang pengertian hak dan kewajiban?

jawaban 1 : hak adalah sesuatu yang kita dapat setelah melaksanakan kewajiban yang harus dijalankan.

jawaban 2: hak adalah pemberian tuhan yang ngga boleh diganggu gugat, maksudnya mau ngomong kalau hak selalui identik dengan HAM sehingga begitupun kewajiban yang harus dipenuhi atas dasar HAM.

Agaknya kalu kamu lagi ujian dapet soal begituan, dan jawabnnya kayak opsi 1- 2 bakalan dapet nilai sempurnah dah, karena dah common. Hal itu tidaklah salah, sebab sebenernya esensi pengertian hak adalah kemerdekaan yang ada pada diri seseorang untuk menjalankan kewajiban. Dalam pernyataan sebelumnya, kewajiban yang dimaksud adalah melakukan hal yang secara pertimbangan logis adalah kebenaran, kemudian meninggalkan kebatilan atau hal yang merugikan diri sendiri juga lingkungan sekitar. Jadi sesimple itu guys, ya udah sekolah tinggi punya ilmu dan keahlian, masak korupsi.

Dari situlah kemudian diturunkan ada kewajiban pada diri sendiri, orang lain, Tuhan, dan seluruh makhluk hidup yang harus dijalankan sesuai adab kesopanan. 

Kesopanan menurut siapa? Bukankah setiap kebudayaan memiliki standart yang berbeda. Maka yang dapat dilakukan adalah,

1. Setiap orang harus memiliki modal pendidikan

Pendidikan di sini berperan sebgai dasar bagaimana manusia berpikir menimbang mana yang harus dilakukan dan membebaskannya dari asumsi yang tak bertanggung jawab atau berdasar. Menurut Ibn Khaldun sebenarnya Tuhan memperlakukan seluruh makhluknya sama, yakni terikat oleh hukum kausalitas dan perubahan sendiri. Meskipun begitu, namun hukum sosial menurut Khaldun memiliki pola yang sama. Lebih jauh, pendidikan inilah yang menghantarkan manusia melakukan proses dialektis.

2. Menenggakkan Nilai Menghormati

Setiap manusia memiliki pengalaman, lingkungan, dan wawasan yang berbeda. Maka hormatilah setiap pendapat orang lain, tapi jangan lupa untuk mengingatkannya ketika tidak sesuai adab, di sinilah butuh kebijakan dalam bertindak. Bagaimana saling mengingatkan namun tetap saling bersikap menghormati. Oleh karena itu, sebelum sampai pada rasa menghormati, lagi - lagi menyinggung pendidikan yang bisa menimbulkan rasa cinta atas kesadaran diri hidup di tengah masyarakat atau banyak orang.



Sekian. Salam My Papper My Passport.


Referensi bacaan buat kamu,

1.Lembaga Hidup Karya Buya Hamka keluaran Replubika.

2.Akar Konflik Sepanjang Zaman (Elaborasi Pemikiran Ibn Khaldun) Karya Hakimul Ikhwan Keluaran Pelajar Pustaka.

Komentar

Postingan Populer