Pembangunan Sosial dan Kesejateraan UGM Part 2

Kira- kira akan viral atau engga kayak yang lalu, urusan nomer dua. Namun, setelah berdinamika tiga semester ada beberapa pencerahan yang ingin kubagikan. Tetep menggunakan model Q n A biar pesennya tersampaikan.

1.       Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan itu apa, ngapain, apa yang dibangun?

Perna suatu ketika, aku ditanya kuliah jurusan apa. Kujawab agak khawatir karena komunikan yang kuhadapi tidak beruntung menduduki bangku sekolah. Oke, aku jawab : Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM. Masalah pemahamannya terkait fisipol yakni falkutas ilmu sosial dan ilmu politik aja belum kelar, dia tanya terus apa yang dibangun (dengan polos, nada bercanda sedikit mengejek). Karena sebagai orang yang disekolahkan mahal, inget pesen ibuku untuk membalas dengan cara yang berpendidikan. Sehingga, aku balik ke anaknya yang masih linglung ditanya jurusannya.

Terlepas dari itu, mungkin itu juga dialami kalian. Sehingga aku mau share bahwa sebenernya pembangunan sosial merupakan strategi atau upaya bagaimana stabilitas pertumbuhan ekonomi dicapai, tanpa harus membuat korban jiwa berjatuhan. Misalnya banyak orang miskin dan masyarakat difable  yang tidak terserapnya lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, Kami belajar bagaimana distribusi kesejahteraan itu bisa universal, sampai ke seluruh pihak yang memang membutuhkan.

2.       Apa itu distribusi kesejahteraan, dan hubungan dengan fungsi real kalian sebagai mahasiswa lulusan PSdK di dunia kerja ?

Kamu perna mengalami sekolah tidak bayar, orang tua dapet dana pension, atau bantuan sosial seperti sembako dsb, dan jaminan perlindungan sosial lainnya. Jika kalian sempat merasakan, sebenarnya kalian telah menikmati distribusi kesejahteraan. Bahkan pajak yang kalian bayar, telah kalian rasakan melalui fasilitas umum yang di provide pemerintah, juga bentuk kesejahteraan. Jaminan ketenagakerjaan yang di provide perusahaan dan bantuan sosial dari yayasan atau NGO juga merupakan bentuk kesejahteraan. Intinya pemenuhan hak dasar (sosial, politik, sipil) tercapai, berarti kamu sejahterah. Indikasinya banyak bisa kebagaian yang subjective hingga big 5 grand design.

Oleh sebab itu, ngomongin masalah karir luas banget seperti yang kujelasin pada tulisan sebelumnya. Jika diranah pemerintah maka akan bertindak sebagi regulator kebijakan dan orang dibalik segala strategi. Sedangkan pada lini perusahaan dapat menjadi fasiliatator penghubung kebutuhan internal untuk diterima masyarakat bisa melalui program csr nya. Serta menjadi praktisi di ranah NGO. Tapi tidak menutup kemungkinan menjadi researcher, konsultan, pengusaha, dan akademisi. Tergantung passion mu, karena ilmu depatemen sebenrnya membantu meraih itu. Bagi kalian yang mau masuk BIN juga analisator kampanye politik, juga bisa kok. Bahkan kalian ngga boleh menutup mata, kalau bantuan telah disalah gunakan berbagai pihak yang tidak memiliki rasa tanggung jawab sosial.

3.       Gelarnya apa, apakah karir jurusan ini udah terlegalisasi, PT mana aja yang nge provide jurusan macam ini ?

Pasti masuk humaniora kalau di UI, UNPAD, dan UGM masuk Fisip atau Fisipol. Karena bidang sosial maka gelarnya, S.Sos. Sedangkan untuk urusan kesos, sebenarnya di bandung ada sekolah kusus pekerja sosial. Termasuk ikatan pekerja sosial yang akhirnya studi pekerja sosial atau kesejahteraan sosial merambah di berbagai universitas. Sedangkan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan UGM cenderung lebih luas, ngga sekedar ngomongin pekerja sosial. Seperti yang kubilang di tulisan sebelumnya, fokus kita ada kebijakan sosial, CSR, dan Community Development.

Sedangkan untuk legalasi alhamdulilah predikatnya sudah A. Mulai tahun 2016 departemen mulai merambah kerjasama untuk mendapat legalasi tingkat Asean.

4.       Kenapa nama jurusan Pembangunan Sosial bukan Pembangunan Masyarakat, apa pekerja sosial itu sama dengan relawan yang ngga dibayar?

Karena Indonesia negara berkembang, sehingga wajar masih bias pengertian pekerja sosial dengan relawan. Padahal di negara maju, pekerja sosial harus punya sertifikasi sekolah yang menyatahkan bahwa Ia memang ahli di bidangnya. Sedangkan relawan, itu siapapun yang siap membantu atau beraktivitas filantropi. Oleh sebab itu disebut pembangunan sosial, bukan pembangunan masyarakat yang menjadi fokus kajian humaniora sosiologi. Beda loh temen – temen antara ilmu strategis dengan humaniora yang sekedar memahami fenomena. Pembangunan sosial adalah upaya menyeimbangkan pertumbuhan di bidang ekonomi dengan jaminan perlindungan sosial di masyarakat. Sehingga tercapai kesejahteraan umum yang diamanahkan UUD 1945 WKWKW sampai nyambung kesitu.

Sekedar informasi di negara viking seperti swedia, denmark, nowergia, dan finlandia. Orangnnya ngga takut kalu dipecat, karena ada jaminan sosial yang bersifat universal. Jadi kemampuan orang bangkit dan berdaya saing cukup tinggi. Tapi ya pajaknya tinggi. Meskipun worth it.

5.       Apa yang membuatmu bersyukur setelah bergabung jadi Mahasiswa Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan?

Terlepas dari kekurangan penyampaian beberapa dosen, alhamdulillah ada pak mul. Dan segala pertanyaan yang ngga make sense kalu PSdK belum bisa dicerna orang Indonesia (red : menurut obrolanku dengan volunteer bahasa inggris kebangsaan amerika yang kutemui di International English Community). Ilmu jurusanku memudahkan aku memahami fenomena sosial yang membuatku bisa lebih berguna bagi lingkungan dan kebutuhan diriku akan rasa penasaran terkait kehidupan ini, biasalah galau mau masuk umur 20. Misalnya ketika penerimaan beasiswa, exchange, dan beberapa project yang sebagian besar memerlukan pengetahuan tentang manajemen dan kepemimpinan sosial. Meskipun bidangnya untuk masyarakat umum.

Permasalahan imigran dan analisa proses peperangan yang masih sengit saat ini, terlihat menjadi “hanya” lingkup anak HI. Padahal lebih jauh, penuntasan masalah dipelajari lebih mendalam di departemenku.

Jika dirasa masih bias, bisa langsung liat beberapa tulisanku yang tidak langsung menggambarkan departemenku. Atau langsung komen, biar aku paham kebutuhanmu.

Good Luck. Teja


Komentar

Postingan Populer